SELAMAT DATANG DI BLOG SCOOTERASTA UNITY
Showing posts with label Tips dan Trik Vespa. Show all posts
Showing posts with label Tips dan Trik Vespa. Show all posts

Sebab busi motor vespa cepat hitam dan berkerak

Posted by Unknown Monday, 2 March 2015 0 komentar

Secara teori pembakaran basah artinya campuran bahan bakar dengan udara tidak seimbang, yang mana idealnya campuran bahan bakar dengan udara itu 1:13 tapi motor anda mungkin sekitar 1:10. Nah penyebabnya ada beberapa hal di antaranya:
  1. Filter udara sudah kotor sehingga ada penyumbatan udara dan tidak bisa menyaring udara bersih, akibatknya udara masuk kurang. Solusinya ganti filter udara
  2. Setelan langsam tidak tepat khususnya pada setelan udara yang terlalu kecil sehingga saat langsam udara yang masuk kurang. Solusinya ditambah putaran ke kiri pada setelan angin di karburator sampai di dapat putaran langsam yang tepat.
  3. Lubang Main Jet/Slow Jet (spuyer) sudah mulai aus sehingga bahan bakar yang masuk ke ruang bakar lebih banyak. Solusinya diganti spuyer.
  4. Busi sudah jelek yang menyebabkan ada pembakaran yang tidak sempurna di ruang bakar, solusi diganti busi.
  5. Ruang bakar banyak timbunan kerak karbon. Solusinya head cylinder dibongkar dan dibersihkan keraknya.
Source : Om Willy

Tips Merawat Vespa Kesayangan Anda

Posted by Unknown Thursday, 19 February 2015 0 komentar
Vespa adalah salah satu motor yang dikeluarkan oleh negara Italia. Kini negara Indonesia sangat mengagumi atau menyukai motor tersebut, meskipun memang terlihat motor “jadul”, tapi jangan salah harga jual vespa sangat tinggi dibanding motor buatan Jepang lainnya.

Nah kali ini bagi Anda yang memiliki motor vespa jangan takut dalam hal perawatan, karena orang Indonesia sudah handal dalam hal mesin vespa tersebut. Nah bagi Anda yang mungkin baru punya motor vespa atau mungkin yang sudah lama punya tetapi tidak mengerti cara merawatnya dengan baik.Kali ini saya akan menjelaskan kepada Anda bagaimana cara jitu merawat motor vespa dengan baik.


Berikut ini cara jitu merawat motor vespa Anda dengan baik dan benar :
  1. Ingat, pertama vespa sangat identik dengan busi
    Hal ini disebabkan Vespa adalah kendaraan roda dua yang paling sering ganti busi. Tapi apakah motor Vespa bisa dibuat agar tidak sering ganti Busi ? Jawabannya bisa. Busi motor vespa agar berumur panjang ternyata tidak terlalu sulit. Syaratnya adalah perawatan yang telaten dari pemakai kendaraan. Dalam bahasa montir bengkel “TIDAK ADA BUSI MATI”. Apakah benar kata-kata itu ? Dibawah ini pengalaman penelitian kecil telah membuktikan, bahwa busi motor vespa tdk perlu gonta ganti, alias berumur panjang.
  2. Pastikan menggunakan bahan bakar yang memakai bensin oktan tinggi
    Bahan Bakar (bensin) dengan kualitas (oktan) rendah akan menyisakan banyak jelaga pada komponen-komponen pembakaran. Jika memungkinkan sebaiknya kendaraan bermotor memakai bensin oktan tinggi semisal Pertamax keluaran Pertamina atau Shell super.
  3. Rawatlah aki ( accu )
    Kebanyakan orang luoa mengecek aki sehinga aki cepat rusak karena air aki sudah abis. Jadi ceklah aki Anda setiap bulannya agar terhidar dari konsletnya kabel

Berikut cara jitu yang kami sampaikan untuk Anda, semoga tips ini dapat beramanfaat untuk Anda terutama bagi pengguna motor vespa. 

Merawat Busi
Vespa identik dengan Busi. Hal ini disebabkan Vespa adalah kendaraan roda dua yang paling sering ganti busi. Tapi apakah Vespa kita bisa dibikin tidak gonta ganti Busi ? Jawabannya bisa.
Busi yang berumur panjang (tdk gonta-ganti) tidak sulit. syaratnya adalah perawatan yang telaten dari pemakai kendaraan. Dalam bahasa montir bengkel “TIDAK ADA BUSI MATI”. Apakah benar kata-kata itu ? Dibawah ini pengalaman penelitian kecil telah membuktikan, bahwa busi motor vespa tdk perlu gonta ganti, alias berumur panjang.
Busi terdiri atas dua titik dari arus positif (+) dan arus negatif (-). Kedua titik tersebut jika dihubungkan dengan pengaturan dari platina / CDI akan menghasilkan / memercikan api. Api inilah yang akan membakar Bensin yang telah dikabutkan oleh karburator. diantara kedua titik tersebut (ditengah) akan dilapisi oleh isolator.
Busi suka dikatakan MATI dan harus diganti jika lapisan isolator tersebut ditutupi oleh kerak/jelaga hasil pembakaran di ruang Blok mesin. Kenapa ada kerak ? jawabannya adalah pada kualitas bahan bakar dan oli pelumasan yang terdapat di Vespa. ingat Vespa itu kendaraan 2 tak, jadi bensin yang dibakarnya mengandung banyak oli.
Bahan Bakar (bensin) dengan kualitas (oktan) rendah akan menyisakan banyak jelaga pada komponen-komponen pembakaran. Jika memungkinkan sebaiknya kendaraan bermotor memakai bensin oktan tinggi semisal Pertamax keluaran Pertamina atau Shell super. Demikian juga dengan oli samping, akan banyak meningggalkan kerak / jelaga jika oli samping dengan kualitas (bahan aditif) yang rendah. Dan mengingat di pasaran banyak beredar banyak merk oli samping, kepada para pemilik kendaraan scooter memiliki pemahaman bagaimana memilih oli yang baik. Jangan lupa banyak juga oli samping palsu yang beredar.
Untuk mengatasi bertumbuknya jelaga / kerak di busi (isolator) tadi bisa dilakukan dengan membersihkannya secara rutin. Bukalah busi dari cilinder cop. Bersihkan memakai kuas dengan kerosin / solar / bensin. atau bisa juga bersihkan dengan memakai sikat besi.
Kuas dan sikat tersebut hanya mampu membersihkan isolator yang kelihatan, bagaimana utk bagian dalam yang tidak kelihatan ?. Pergunakanlah 3 – 5 helai kawat baja dari tali kopling yang sudah tidak dipakai. Isi lubang isolator dengan bensin, korek terus bagian isolator busi yang telah ada keraknya, setelah dilihat kotor, tuang, lalu isi kembali dan korek beberapa kali. Jangan lupa lubang bagian isolator tsb harus dalam kondisi terendam oleh kerosin/bensin/solar, supaya kerak hasil korekan kawat bisa dikeluarkan.
Setelah bersih betul pasang kembali busi di dudukannya dlm cilinder cop. Ingat ketika busi dibersihkan HARUS dalam kondisi setelah dingin. Jangan sekali-kali mencuci busi ketika dalam kondisi panas (baru dicopot dari cilinder cop yg panas), karena itulah penyebab umur busi pendek.
Ingat cara manual diatas harus dengan kesabaran.
Cara manual ini Ada juga yang lebih cepat dalam membersihkan jelaga / kerak di lubang isolator busi. Cara cepat ini tentu saja mengandung resiko yang cukup besar, yakni dengan memakai air accu (air zuur) dan juga air raksa. Caranya dilakukan beberapa langkah seperti berikut :
  1. Tuangkan beberapa tetes air accu zuur kedalam lubang isolator busi, biarkan beberapa detik, kemudian tuang
  2. Setelah diras cukup membuang kerak, lakukan pencucian dengan mempergunakan sikat (Kuas) dan air sabun rinso.
Model dengan cara ini hanya beberapa detik langsung membersihkan kerak. Tapi sekali lagi jangan terlalu lama, sebab kalau lama, lapisan besi/logam yang tidak memiliki lapisan isolator akan tergerus oleh air zuur. jika lapisan tergerus maka busi akan menajdi terlalu tipis.
Resiko akibat memakai air zuur / air raksa juga ada, yakni jika uapnya terhirup hidung kita akan berbahaya. Hm ….. resiko cukup berat. Logam berat akan memasuki rongga pernafasan kita. Cara mengatasi supaya tidak terhirup adalah dengan memakai penutup hidung.
Sekedar anda tahu, jika ada orang yang menjual busi dengan tanpa baju, masih bersih, tapi harga miring, harap hati-hati, biasanya hasil praktek model begini. Hasilnya memang menakjubkan. Setelah kerak dibuang, lalu digosok dengan sikat dan rinso, maka dijamin kotoran dan lemak oli akan terbuang, Busi-pun jadi kinclong seperti keluar dari pabrik.
Selain dengan manual diatas ada cara lain utk membersihkan kerak yakni dengan memakai carburator cleaner. Tetapi jika dengan carb cleaner biasanya ada pengaruh terhadap busi, sebab ketika cairan carb cleaner di semprotkan, suhu busi menjadi terlalu dingin.
Jika busi dibersihkan secara rutin (3, 4, atau 5 hari sekali) , dan jangan menunggu hingga vespa mogok, dijamin busi tdk akan pernah mati.
Hal-hal yang menyebabkan busi mati
  1. Listrik yang dihasilkan spul terlalu kecil
  2. Coil terlalu lemah
  3. Platina / CDI lemah
  4. Rendahnya kualitas Bensin
  5. Rendahnya kualitas Oli samping
Jadi biar kita bersihkan terus jika ada gangguan 1 dari kelima hal diatas, biasanya mempercepat rusaknya busi. Karena itu tetap kontrol kondisi kelimanya, atau kalau bingung periksa secara rutin oleh bengkel/montir.
JANGAN PERNAH MEMBUANG BUSI
Jika kita terpaksa mengganti busi busi jangan pernah dibuang, sebab busi yang bekas pakai dan disimpan lamaaaaaa…. kemudian dipakai lagi, biasanya pengapiannya cukup bagus.
Setelah tidak dipakai cucilah busi dengan minyak tanah dan simpanlah. besok lusa atau bahkan tahun depan sedang butuh, insya allah bisa dimanfaatkan
MERAWAT BUSI SUPAYA AWET
Jalan paling mudah memelihara busi adalah dengan memelihara atau memperbaiki kualitas bahan bakar (bensin) yang masuk ke ruang bakar (blok mesin). langkah kedua adalah memelihara kualitas karburator, sebab semakin baik karburator, semakin bagus pula kualitas pembakaran.
langkah yang lain adalah langkah cukup nyeleneh, alias tidak ada Standar Operasional Pabrik (SOP) nya dari pabrik adalah dengan merebus busi. Langkah terakhir inilah yang cukup jitu. ya paling tidak oleh para sekuteris cekak rupiah, kayak anak pelajar.
Langkah tanpa SOP pabrik ini adalah sbb :
1. kumpulkan beberapa busi bekas, atau bisa juga busi baru beli. 2. siapkan rebusan air di panci sebanyak setengah panci diatas kompor. 3. setelah mulai panas (bergolak), masukan busi kedalam panci, biarkan beberapa saat sampai air menjelang habis. Ingat jangan menambahkan air dingin, sebab suhu busi akan berubah.
Jadi cara merebusnya mirip seperti orang mau merebus ketupat. Jangan sampai air habis, dan jangan dulu angkat busi jika air mendidihnya di panci masih banyak. kalau distandarkan waktu adalah dengan merebus selama 10 menit, 15 menit, 20 menit dst.
Semakin lama merebus, maka akan semakin lama busi dipanaskan, maka kualitas busi yang dihasilkan akan semakin baik.
Akan lebih bagus jika busi baru dibeli juga diperlakukan sama. Pengalaman family-ku di Tegal. busi baru yang dipakai vespa dengan melalui proses rebus, 5 tahun ga pernah ganti busi.
Sekali lagi ingat pepatah JANGAN PERNAH MEMBUANG BUSI
MERAWAT ACCU
Accu untuk jaman sekarang menjadi benda vital untuk kendaraan bermotor, termasuk vespa. Accu perlu perawatan sebab setiap kali mesin dihidupkan, maka accu akan tersisi arus listrik.
Ketika arus listrik masuk ke accu, maka elemen dalam accu akan bereaksi. Reaksi dari accu inilah yang mengakibatkan (1) suhu air accu memanas lalu menguap, (2) kepala accu khususnya yang positif (+) akan ada penggumpalan dan biasanya menyebabkan karat.
Karena itu kontrol dan isi terus air accu, paling tidak sebulan sekali. Demikian juga kepala accu harus sering dibersihkan dengan kuas yang telah dibasahi pakai air panas.
Jika dirawat rutin accu awet dan terus bisa dipergunakan. Dan jangan dilupakan, jika scooter kita lamaa……. tidak dipakai lebih baik accu-ny dilepaskan aja. tuang / keluarkan air accu lalu simpan dalam kondisi kering dan terbalik. Maksudnya supaya lubang accu ada dibawah. Ketika hendak dipakai, lakukan pengisian air zuur dan air accu, seperti accu baru.
Perawatan tersebut diatas hanya untuk accu cair, sementara untuk accu kering tidak berlaku. Bagaimana untuk perawatan accu kering ?
Accu kering tidak perlu perawatan pemeriksaan air accu, tetapi karena dia tidakberair maka bebas perawatan. Hanya saja perlu diingat, accu kering punya musuh, yakni kepala accu tersiram air (pala + utamanya). Jika pala + tersiram air biasanya listrik yang dihasilkan tidak maksimal. Musuh kedua accu adalah terjadinya hubungan pendek antara subu + dengan sumbu -. karena itu biasanya jika kita memakai accu kering, semua kepala accu ditutup lapisan plastik.
 
Sumber : Piaggio Vespa

Percepatan atau akselerasi lemah

Posted by Unknown Monday, 1 July 2013 0 komentar

Ketika throttle (gas) diputar penuh, putaran mesin tidak naik dengan cepat atau pengaruh gas sangat lambat terhadap peningkatan kecepatan.
  •            Sebab-sebab utama kerusakan :
    1.       Karburator kotor atau tersumbat.
    2.       Kabel penarik gas agak terlepas atau tidak disetel dengan tepat.
    3.      Lubang angin pada tutup tangki bensin tersumbat.
    4.       Saringan udara kotor atau tersumbat.
    5.       Saat penyalaan (ignition timing) terlambat.
    6.       Kopling disetel kurang tepat.
    7.       Rem disetel kurang tepat.
    8.       Tekanan ban terlalu rendah.
    9.       Campuran bensin-udara terlalu kaya atau terlalu miskin.

       
  •            Cara penanggulangan atau perbaikannya :
     
    1.      Apabila karburator tersumbat, sementara mesin telah panas, maka campuran bensin yang masuk terlalu miskin. Akibatnya percepatan atau akselerasi mesin berkurang. Untuk sementara dalam perjalanan, bukalah choke. Penanganan selanjutnya, karburator harus dibersihkan.
    2.      Dengan memutar gas perlahan-lahan, periksalah kelonggaran dari kabel gas, bila ternyata longgar, kencangkanlah kabel gas tersebut sehingga diperoleh tarikan gas yang tepat.
    3.      Periksa lubang angin dari tutup tangki bensin apakah tersumbat atau tidak. Bila lubang angin tersumbat, aliran bensin ke karburator akan sukar masuk. Bersihkan lubang angin tersebut, periksa juga filter, katup, dan selang aliran bensin, bila terdapat kotoran maka besihkanlah.
    4.      Bila saringan udara kotor / tersumbat oleh debu, udara menjadi tidak cukup pada putaran mesin menengah dan tinggi. Dengan demikian putaran mesin tidak dapat dipercepat secara optimal. Oleh karena itu sangat dianjurkan untuk membersihkan saringan udara secara periodik (± 3.000 km). Bersihkan saringan udara dengan bensin lalu keringkan dengan semprotan angin.
    5.      Periksalah apakah waktu penyalaan (ignition timing) terlambat. Untuk memeriksa dan menyetelnya.
    6.      Bila kopling slip, ketika lengan kopling dilepas, maka daya mesin tidak cukup besar untuk memutarkan roda, sehingga percepatan menjadi terganggu, periksalah apakah gerak main (spelling) lengan kopling disetel secara tepat.
    7.      Bila rem tidak disetel dengan tepat dan menahan gerak roda, maka percepatan berat dilakukan. Periksalah gerak main (spelling) dari lengan rem depan dan pedal rem belakang, apakah sesuai dengan spesifikasinya. Bila keluar dari spesifikasi, spelling rem harus disetel secara tepat dan benar.
    8.      Bila tekanan ban terlalu rendah, maka permukaan kontak antara ban dan aspal jalan bertambah besar, dan kecepatan menjadi berkurang.
    9.      Penyetelan campuran bensin – udara berhubungan dengan penyetelan “idle”  yang tepat, semakin banyak pengalaman yang anda miliki dalam penyetelan ini, akan semakin jeli dalam menentukan penyetelan yang tepat untuk campuran bensin dan udara atau pergunakanlah tachometer. Untuk memastikan ketepatan penyetelan “idle